agen judi online – Tiga Pelajaran Yang Dapat Di ambil Dari Pertandingan Sengit Di Stamford Bridge

agen judi online – Manchester City berhasil mencetak kemenangan bernilai atas Chelsea di Stamford Bridge. Gol tunggal “sang mantan” Kevin De Bruyne buat pertandingan selesai dengan score Chelsea 0-1 Manchester City. Serta tersebut disini tiga point yang dapat di ambil dari kompetisi itu.

Tanggapan positif Manchester City atas kemenangan Manchester United

Manchester City menyikapi kemenangan Manchester United atas Crystal Palace dengan merebut kembali tempat tertinggi klassemen Premier League dengan kemenangan 1-0 atas juara bertahan Chelsea. Gol Kevin De Bruyne di menit ke-67 menyegel tiga point untuk tim Pep Guardiola, sekalian membalaskan kekalahan timnya dari Chelsea musim kemarin. Itu yaitu tampilan menguasai dari Manchester City, yang memaksa penjaga gawang Chelsea Thibaut Courtois lakukan tiga penyelamatan perlu sebelumnya gol terwujud.

Musim kemarin, tim Guardiola kesusahan dalam hadapi Chelsea, tetapi ketekunan serta kekuatan mereka untuk tampak menguasai musim ini menunjukkan perubahan mereka dibawah tuntunan bekas pelatih Barcelona serta Bayern Munich itu.

Manchester City mungkin mencetak kemenangan yang semakin besar di kompetisi ini, bila bukanlah karna perform bagus Courtois. Tetapi raihan tiga point telah cukup untuk buat mereka kembali mencapai tempat puncak klassemen.

Chelsea membayar harga mahal melepas De Bruyne

Jose Mourinho mempunyai banyak dampak di Chelsea, salah nya ialah dengan membiarkan Kevin De Bruyne (serta Romelu Lukaku) meninggalkan Stamford Bridge waktu ia bertugas di Stamford Bridge.

De Bruyne cuma di beri peluang melakukan kompetisi jadi starter sejumlah 2 x sepanjang membela Chelsea, serta ia memberitahu Mourinho kalau dia menginginkan geser serta bermain di tim beda sesudah jemu jadi pemain cadangan. Serta saat ini De Bruyne jadi sosok yang menghantui Chelsea. Walau Chelsea berhasil berhasil dengan baik tanpa ada De Bruyne musim kemarin, di lansir oleh agen judi online. memenangi titel Premier League dibawah Antonio Conte, mereka tentunya semakin lebih pilih mempunyai dia di scuad mereka dari pada memandangnya menguatkan City.

Ini yaitu ironi yang menyakitkan untuk Chelsea, karna dua club top sekarang ini, City and Manchester United, di bintangi oleh De Bruyne serta Lukaku, dua pemain yang mereka terlepas tanpa ada betul-betul di beri peluang untuk bercahaya.

Sterling buat geram Guardiola

Pep Guardiola dengan pribadi menghambat kesempatan Raheem Sterling untuk geser ke Arsenal jadi sisi dari perjanjian transfer Alexis Sanchez, dengan bersikukuh kalau mustahil dia juga akan membiarkan pemain sayap itu meninggalkan Manchester City.

Namun walau Guardiola tidak merahasiakan kekagumannya pada bekas pemain Liverpool itu, Sterling selalu buat geram manajernya dengan keputusannya di lini depan. Guardiola yakin kalau Sterling dapat jadi satu diantara pemain paling baik di Eropa, tetapi terang kalau ia menginginkan pemain itu lebih tajam serta efisien di lini depan.

Di sesi pertama di Stamford Bridge, Guardiola bereaksi dengan geram waktu Sterling tidak berhasil mengumpan rekanan setimnya di ruang penalti. Serta sebagian waktu lalu, sesudah kegagalan yang lain, Guardiola menyebut Sterling untuk memberikannya nasehat.

Sterling sudah cetak lima gol liga musim ini, jadi dia terang lakukan suatu hal dengan benar, tetapi ia selalu berikan kesan kalau ia dapat menyumbang semakin banyak peran sekali lagi., di ambil oleh agen judi online.