Agen Judi Bola Terpercaya - Beberapa Cerita Tragis Pemain Sepak Bola Tewas Tersambar Petir

Agen Judi Bola Terpercaya – Beberapa Cerita Tragis Pemain Sepak Bola Tewas Tersambar Petir

Agen Judi Bola Terpercaya – Peristiwa tragis menerpa bekas pesepak bola Belgia, Denis Dasoul. Pria berumur 34 th. itu tewas tersambar petir waktu tengah belajar berselancar di Bali, Minggu (5/11/2017).

Seperti ditulis Agen Judi Bola Terpercaya, Dasoul datang ke Bali minggu lantas bagi wujudkan mimpinya belajar menunggangi ombak. Dengan instrukturnya, Minggu lantas, Dasoul pilih berlatih di lokasi Pantai Batu Bolong. Tetapi, cuaca mendung serta hujan gerimis mulai turun.

Pada jam 14. 15 WITA, beberapa pengunjung dikagetkan oleh petir yang mendadak menyambar Dasoul serta instrukturnya yang tengah duduk diatas papan seluncur. Keduanya segera terbenam serta warga cepat-cepat berupaya menyelamatkan ke-2 korban itu.

Dasoul pada akhirnya diketemukan, namun nyawanya tidak tertolong. Dasoul tewas di tempat peristiwa.

Berita duka ini sudah pasti memukul sepak bola Belgia. Sebab, Dasoul terlebih dulu di kenal jadi pesepak bola profesional. Dia sempat menguatkan club elite Belgia, Royal Antwerp.

Ungkapan belasungkawa juga mengalir untuk Dasoul. Lewat Twitter, bekas klubnya, Antwerp, mengemukakan duka yang mendalam atas wafatnya Dasoul. Begitu halnya eks rekanan setimnya, Pascal Scime. Menurut dia, Dasoul adalah sosok yang mengasyikkan.

” Dia adalah orang yang mengagumkan selama hidupnya. Dia senantiasa tersenyum serta bercanda, orang yang baik. Dia di Bali bagi berlibur dengan pacarnya. Ini tragedi untuk dia, ” tutur Scime menyikapi kepergian Dasoul melansir dari Agen Judi Bola Terpercaya.

Usia memanglah tidak dapat ditebak. Kematian dapat datang setiap saat. Dasoul juga bukanlah hanya satu insan sepak bola yang tewas tersambar petir. Terlebih dulu, beberapa pemain sempat alami hal yang serupa, bahkan juga insiden itu datang waktu mereka tengah bermain.

Di bawah ini, tiga insiden memilukan waktu pemain tewas tersambar petir :

Penjaga gawang MU

Stefan Petrovski tengah berlatih dengan Malaka United waktu petir mendadak menyambarnya, 5 April 2016. Waktu peristiwa, cuaca ditempat latihan memanglah mendung. Tetapi tidak diduga, dengan mendadak petir datang menyambar ke arah beberapa pemain.

Kilat menghantam Petrovski serta Muhammad Afiq Azuan. Afiq cuma menanggung derita syok berat sesudah dilarikan ke rumah sakit. Tetapi Petrovski mesti melakukan perawatan intensif. Sesudah koma nyaris sebulan, ia juga dinyatakan wafat dunia.

Pesepak Bola Rusia

Masih tetap di th. yang serupa, sambaran kilat juga menelan korban di Rusia. Salah seseorang pemain yang baru berumur 18 th. tewas sesudah tersambar petir waktu bermain di lapangan.

Insiden ini berjalan waktu korban tengah ikuti pertandingan lokal di kota Siberia Rubtsovsk. Sekian pernyataan otoritas setempat seperti ditulis USA Today, Rabu (21/9/2016). Korban wafat ditempat, sesaat tiga yang lain dilarikan ke rumah sakit.

Satu Tim Tewas, Sihir?

Insiden yang jauh mengerikan malah berlangsung pada th. 1998 kemarin. Waktu itu, satu tim dinyatakan tewas karena tersambar petir waktu berlaga.

Waktu pertandingan berjalan, hujan deras membasahi lapangan serta score imbang 1-1. Di tengahnya kompetisi, petir menyambar lapangan yang ada di Propinsi Kasai itu.

Harian terpenting di Republik Demokratik Kongo, L’Avenir, memberitakan ada 11 pemain tim lawan wafat dunia serta 30 orang alami luka bakar serius karena tersambar petir.

Anehnya, tidak ada seseorang juga yang alami cedera dari tim tuan-rumah, Basanga. ” Tak ada pemain Basanga yang alami cedera karena insiden itu, ” catat L’Avenir.

Warga setempat mengatakan bila peristiwa ini disebabkan oleh sihir. Mereka mencurigai Basanga sudah lakukan santet karna tak ada pemainnya yang terluka. Santet di Afrika Barat serta Tengah memanglah telah jadi hal umum.